Syair : Wanita Penikmat Sepi By; "Aaliyah Olwen"
Di antara senja yang merunduk letih,
Ia melangkah tanpa suara, tanpa gaduh.
Hanya angin yang menyentuh jemarinya,
Menggenggam dingin, membalut rindu.
Ia bukan yang mencari sorot cahaya,
Tak butuh riuh memanggil namanya.
Ia lebih suka temaram senja,
Di mana hati bebas bicara.
Sunyi baginya bukan luka,
Bukan ruang hampa tanpa makna.
Ia temukan cinta dalam kesendirian,
Merangkai cerita tanpa keramaian.
Langit malam jadi teman setia,
Bintang berkedip, membisik rahasia.
Ia bertanya pada bulan pucat,
Adakah yang mengerti tanpa bertanya?
Tak semua sunyi berarti sepi,
Kadang itu hanya rumah bagi hati.
Ia tahu, dalam diam yang panjang,
Ada ketenangan yang tak semua bisa pegang.
Maka biarlah ia tetap di sini,
Di antara desir angin dan nyanyian sunyi.
Tak butuh gaduh, tak perlu riuh,
Karena dalam sepi, ia benar-benar utuh.
Comments
Post a Comment