Syair Untuk Ibuku Kau Laksana Bidadari, By : "Aaliyah Olwen"
Ibu, Bidadari Dunia dan Akhirat
Ibu, kau bidadari tanpa sayap,
hadir membawa cinta yang tetap.
Dalam pelukanmu kutemukan surga,
hangat, damai, penuh cahaya.
Langkahmu ringan tapi berarti,
pengorbananmu tak terhitung lagi.
Doamu mengalir laksana sungai,
menjaga langkahku hingga usai.
Di dunia kau sinar yang menerangi,
di akhirat semoga tetap menemani.
Ibu, kasihmu tak terganti,
bidadari sejati yang abadi.
***
Ibu, Cahaya Tanpa Lelah
Ibu, kau bagai mentari pagi,
mengusir gelap, memberi arti.
Dalam lelah kau tetap tersenyum,
meski beban berat tertimbun.
Langkahmu tak pernah gentar,
meski badai datang menyambar.
Peluhmu jadi doa tak bersuara,
demi anak-anakmu bahagia.
Tak kau keluhkan luka di hati,
tak kau hiraukan lelah diri.
Kau terus berdiri, kau tetap tegar,
bagai karang dihempas gelombang besar.
Ibu, kaulah cahaya tanpa lelah,
pelindung kami sepanjang langkah.
Doaku selalu untukmu,
semoga bahagia menyertaimu.
***
Rindu di Pelukan Doa
Ibu, di senja yang meredup pelan,
kutitip rindu pada angin berjalan.
Di tiap hembus nafas yang bergetar,
namamu mengalun, tak pernah pudar.
Di jauh mataku tak dapat memandang,
hatiku tetap hangat dalam bayang.
Kasihmu mengalir dalam sunyi,
meski ragamu tiada di sisi.
Doa kupintal tiap malam tiba,
seperti pelukan dalam kata.
Ibu, rinduku tak bertepi,
semoga kau damai di surga abadi.
Comments
Post a Comment